BAHAGIAKAN ORANG TUAMU !!!!

Bahagiakan Orang Tuamu Tua Peduli Fajri FM

Bahagiakan Orang Tuamu Tua Peduli Fajri FM

Saudaraku yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta’ālā…

Jangan pernah membuat perhitungan untung dan rugi ketika kita berusaha menyenangkan hati orang tua.

Sebab jika orang tua bahagia karena bakti anak kepadanya, ia akan berdoa dengan doa yang mustajab untuk kebaikan anaknya di dunia dan akhirat. Dan semua akan terbayar lunas di dunia dan akhirat.

Disebutkan dalam sebuah riwayat :

عَنْ مُحَمَّدُ بْنُ سِيْرِيْنَ قَالَ بَلَغَتِ النَّخْلَةُ عَلَى عَهْدِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَلْفَ دِرْهَمٍ، فَعَمَدَ أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ إِلَى نَخْلَةٍ فَنَقَرَهَا وَأَخْرَجَ جُمَّارَهَا فَأَطْعَمَهَا أُمَّهُ فَقَالَ لَهُ مَا حَمَلَكَ عَلَى هَذَا ..؟ وَأَنْتَ تَرَى النَّخْلَةَ قَدْ بَلَغَتْ أَلْفًا فَقَالَ إِنَّ أُمِّيْ سَأَلَتْنِيْهِ وَلاَ تَسْأَلُنِيْ شَيْئًا أَقْدِرُ عَلَيْهِ إِلاَّ أَعْطَيْتُهَا – رواه الحاكم

“Dari Muhammad bin Sirin berkata : Pada zaman Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu harga pohon kurma pada saat itu mencapai 1.000 dirham. Saat itu Usamah bin zaid melubangi pohon kurma yang dibelinya dan mengeluarkan jantung pohon kurma-nya dan di berikan kepada ibunya sebagai makanan.

Lalu Muhammad bin Sirin berkata ; Wahai Usamah, apa yang membuatmu melakukan hal ini ? sedangkan engkau tahu bahwa harga kurma ini senilai 1.000 dirham ..!

Usamah bin Zaid berkata : Sesungguhnya ibuku meminta jantung pohon kurma kepadaku. Dan tidaklah ibuku meminta sesuatu yang aku kuat untuk membelinya kecuali aku akan memberikannya”.

(HR Hakim dalam Al-Mustadrak : 3/595 dan Thabrani dalam Al-Kabir : 370).