HUKUM MENGGABUNGKAN NIAT AQIQAH DAN QURBAN ?

☝️KONSULTASI – HUKUM MENGGABUNGKAN NIAT AQIQAH DAN QURBAN ? 🤔
.
▶️ Telegram Channel : t.me/pedulifajrifm
.
📝 Pertanyaan: Menggabungkan Niat Aqiqah dan Qurban, Boleh?
.
✏️ Jawaban: Mengenai hal ini Para ulama berbeda pendapat :
.
🔍 Pertama: Hewan qurban tidak bisa mewakili aqiqah. Ini adalah pendapat madzhab Malikiyah, dan Syafi’iyyah, dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad. Mereka beralasan:
.
🍃Karena masing-masing dari aqiqah dan qurban memiliki tujuannya sendiri, maka salah satunya tidak bisa mewakili yang lainnya; karena masing-masing penyebabnya berbeda, seperti halnya dam (denda) haji Tamattu’ dan fidyah.
.
👉🏻 Dalam Tuhfatul Muhtaj Syarhul Minhaj, 9/371, Imam al Haitsami berkata, “Jika seseorang berniat dalam satu kambing untuk qurban dan aqiqah, maka ia tidak mendapatkan dua-duanya, pendapat inilah yang kuat, karena masing-masing dari qurban dan aqiqah memiliki tujuan tertentu”.
.
🔍Kedua: Hewan qurban boleh digabungkan dengan hewan aqiqah. Ini pendapat Imam Ahmad dalam riwayat yang lain, dan madzhab Hanafiyah, Imam Hasan al Bashri, Muhammad Ibnu Siriin dan Qatadah. Alasan pendapat mereka adalah:
.
🍃Karena tujuan dari qurban dan aqiqah adalah untuk bertaqarub kepada Allah dengan sembelihan, maka salah satunya bisa mewakili yang lainnya, sebagaimana shalat tahiyyatul masjid termasuk di dalam shalat fardhu bagi siapa saja yang memasuki masjid.
.
☝🏻 Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dalam al Mushannif, 5/534. Dari Hasan ia berkata, “Jika mereka menyembelih qurban untuk seorang anak, maka juga boleh untuk aqiqah.”
.
👉🏻 Dalam Syarh Muntahal Idaraat, Al-Bahuti berkata “Jika waktu aqiqah bersamaan dengan waktu berqurban, seperti pada hari ke tujuh atau yang lainnya bersamaan dengan hari raya idul adha atau hari tasyriq, maka salah satu dari aqiqah atau qurban bisa mewakili yang lainnya. Sebagaimana jika hari raya bersamaan dengan hari jum’at, maka niat mandinya untuk salah satunya saja, sebagaimana juga sembelihan haji tamattu’ atau haji qiran pada hari raya idul adha, maka sembelihan dam (yang wajib) juga untuk qurban idul adha”.
.
Al-Khallal menyebutkan riwayat keterangan dari Imam Ahmad,
.
ذكر أبو عبد الله أن بعضهم قال فإن ضحى أجزأ عن العقيقة
.
Imam Ahmad menyebutkan bahwa sebagian ulama mengatakan, “Jika ada orang yang berqurban, maka sudah bisa mewakili aqiqah.”
.
وأخبرنا عصمة بن عصام حدثنا حنبل أن أبا عبد الله قال : أرجو أن تجزىء الأضحية عن العقيقة إن شاء الله تعالى لمن لم يعق
.
Kami mendapatkan berita dari Ishmah binn Isham, dari Hambal (keponakan Imam Ahmad), bahwa Imam Ahmad pernah mengatakan, “Saya berharap, semoga qurban bisa mewakili aqiqah, insyaaAllah, bagi orang yang belum diaqiqahi.” 📚 (Tuhfatul Maudud, hlm. 58)
.
🔍Kesimpulan, yang lebih kuat InsyaAlloh adalah Jika seseorang berniat untuk berqurban, pada waktu bersamaan ia berniat untuk aqiqah maka hal itu sudah cukup”. 📚(Fatawa Syeikh Muhammad bin Ibrahim: 6/159). Wallahu a’lam
.
📲Yuk Bantu Share pesan ini, semoga menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus pahalanya…
•════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═════•
*Artikel, Info Kajian dan Kegiatan Fajri lainnya* , Join:
📸 Instagram : instagram.com/pedulifajrifm/
💻Klik : @pedulifajrifm
⏸Subcribe : bit.ly/videoislam
_
Donasi Dakwah Fajri FM:
💻Peduli.fajrifm.com
🏧 BSM: 7068-790-268 (Tersedia no.rek. lainnya)
A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani
🔰 *Tambahkan Rp.88, jika anda mendukung prog. Dakwah via medsos. Misal Rp. 50.088*
.
*Konfirm* :
📩WA : 0852 1820 8707 | bit.ly/DonasiDakwahFajrifm