Tips Agar Tak Menjadi Hamba yang Celaka Setelah Ramadhan.

✊🏻 Tips Agar Tak Menjadi Hamba yang Celaka Setelah Ramadhan. 😊
.
▶Telegram Channel : t.me/pedulifajrifm
.
😊Sahabat @pedulifajrifm,
Tidak terasa, bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan dan keutamaan sudah pergi semakin Jauh meninggalkan kita.
.
Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang celaka, sebagaimana yang tersebut dalam doa yang diucapkan oleh Malaikat Jibril _‘alaihissalam_ dan diamini oleh Rasulullah _Shallallahu’alaihi Wasallam_ :
.
“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni (oleh Allah Ta’ala )”
📚[HR Ahmad (2/254), al-Bukhari dalam “al-Adabul mufrad” (no. 644), Ibnu Hibban (no. 907) dan al-Hakim (4/170), dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, adz-Dzahabi dan al-Albani.]
.
👉🏻Salah seorang ulama salaf berkata:
“Barangsiapa yang tidak diampuni dosa-dosanya di bulan Ramadhan maka tidak akan diampuni dosa-dosanya di bulan-bulan lainnya”
[Dinukil oleh imam Ibnu Rajab dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 297)]
.
Oleh karenanya sahabat berikut 2 Tips saja agar kita tak menjadi hamba yag CELAKA sebagaimana doa Malaikat Jibril ‘alaihissalam diatas,
.
1. Banyak Berdoa
Imam Mu’alla bin al-Fadhl berkata: “Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan (berikutnya) agar Dia menerima (amal-amal shalih) yang mereka (kerjakan)” 📚 [Dinukil oleh imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 174).]
.
2. Istiqomah (Lanjutkan Amal Sholeh kita)
Imam Bisyr bin al-Harits al-Hafi pernah ditanya tentang orang-orang yang (hanya) rajin dan sungguh-sungguh beribadah di bulan Ramadhan, maka beliau menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang sangat buruk, (karena) mereka tidak mengenal hak Allah kecuali hanya di bulan Ramadhan, (hamba Allah) yang shaleh adalah orang yang rajin dan sungguh-sungguh beribadah dalam setahun penuh”📚 [Dinukil oleh imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 313).]
.
Bahkan ketika kita Istiqomah dalam amal sholeh yang pernah kita kerjakan, maka bisa jadi hal tersebut adalah tanda diterimanya amal sholeh kita.
.
🍃Imam Ibnu Rajab berkata: “Sesungguhnya Allah jika Dia menerima amal (kebaikan) seorang hamba maka Dia akan memberi taufik kepada hamba-Nya tersebut untuk beramal shaleh setelahnya, sebagaimana ucapan salah seorang dari mereka (ulama salaf): Ganjaran perbuatan baik adalah (taufik dari Allah Ta’ala untuk melakukan) perbuatan baik setelahnya.
.
Maka barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan, lalu dia mengerjakan amal kebaikan lagi setelahnya, maka itu merupakan pertanda diterimanya amal kebaikannya yang pertama (oleh Allah Ta’ala), sebagaimana barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan, lalu dia dia mengerjakan perbuatan buruk (setelahnya), maka itu merupakan pertanda tertolak dan tidak diterimanya amal kebaikan tersebut” 📚[Kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 311).]
.
☝🏻Oleh karena itulah, Allah Ta’ala mensyariatkan puasa enam hari di bulan Syawwal, dan memberikan keutamaan besar di dalamnya agar kita senantiasa istiqomah dalam beramal sholeh. »» Baca selengkapnya di http://peduli.fajrifm.com/2017/07/tata-cara-melakukan-puasa-syawal/
.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, bukan orang yang Celaka setelah kepergian ramadhan tahun ini. Aamiin.
.
📲Yuk Bantu Share pesan ini, semoga menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus pahalanya…
•════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═════•
*Artikel, Info Kajian dan Kegiatan Fajri lainnya* , Join:
📸 Instagram : instagram.com/pedulifajrifm/
💻Klik : @pedulifajrifm
⏸Subcribe : bit.ly/videoislam
_
Donasi Dakwah Fajri FM:
💻Peduli.fajrifm.com
🏧 BSM: 7068-790-268 (Tersedia no.rek. lainnya)
A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani
🔰 *Tambahkan Rp.88, jika anda mendukung prog. Dakwah via medsos. Misal Rp. 50.088*
.
*Konfirm* :
📩WA : 0852 1820 8707 | bit.ly/DonasiDakwahFajrifm