HUKUM MEMBAWA ANAK KE MASJID

☝️KONSULTASI – HUKUM MEMBAWA ANAK KE MASJID?

Pertanyaan:
Assalamualaikum ustadz. Maaf mau tnya. Sebaiknya kita ngajak anak k masjid sejak umur brapa ya?

Sebenarnya anak saya gk rewel, cuma jalan2 aja didepan jamaah yg lain, itupun gk selalu. Kadang duduk jg dan saya ditegur sama pihak masjid

✏️Jawaban
Wa’alaikumussalam Warohmatullohi Wabarokatuh.

Sebenarnya tidak ada larangan khusus dalam islam, untuk tdk mengajak anak kecil ke Masjid. Karna dalam hadits2 shahih disebutkan beberapa shabat membawa anak2 kecil bahkan bayi mereka ketika ke masjid.

Seperti dlm hadits
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu mengatakan: Rosulullah –shallallahu alaihi wasallam– bersabda: “Sungguh aku pernah memulai sholat yang ingin ku panjangkan, lalu karena kudengar tangisan seorang anak kecil, maka kuringankan (sholat tersebut), karena (aku sadar) kegusaran ibunya terhadapnya” (HR. al-Bukhori: 666 dan Muslim: 723)

Ada kesimpulan yang sangat baik dari Syaikh al-Albani Rohimahulloh mengenai hal ini, setelah mengutip banyak riwayat ttg hadirnya anak2 para sahabat bahkan cucu2 Nabi di Masjid, beliau mengatakan,

Dalam hadits-hadits ini terdapat dalil bolehnya memasukkan anak ke masjid-masjid, walaupun mereka masih kecil dan masih tertatih saat berjalan, walaupun ada kemungkinan mereka akan menangis keras, karena Nabi -shallallahu alaihi wasallam- menyetujui hal itu, dan tidak mengingkarinya, bahkan beliau mensyariatkan untuk para imam agar meringankan bacaan suratnya bila ada jeritan bayi, karena dikhawatirkan akan memberatkan ibunya.

Mungkin saja hikmah dari hal ini adalah untuk membiasakan mereka dalam ketaatan dan menghadiri sholat jamaah, mulai sejak kecil, karena sesungguhnya pemandangan-pemandangan yang mereka lihat dan dengar saat di masjid -seperti: dzikir, bacaan qur’an, takbir, tahmid, dan tasbih- itu memiliki pengaruh yang kuat dalam jiwa mereka, tanpa mereka sadari…

Pengaruh tersebut, tidak akan -atau sangat sulit- hilang saat mereka dewasa dan memasuki perjuangan hidup dan gemerlap dunia.

Dan sepertinya Ilmu psikologi modern, menguatkan kenyataan bahwa anak kecil itu bisa dipengaruhi oleh apa yang didengar dan dilihatnya… Adapun anak yang sudah besar, maka terpengaruhnya mereka dengan hal-hal tersebut sangatlah jelas dan tak terbantahkan.

*Hanya saja bila ada diantara mereka yang bermain dan berlari-lari di masjid, maka wajib bagi bapaknya atau walinya untuk mengambil tindakan (menghukumnya) dan mendidiknya… Atau wajib bagi petugas dan pelayan masjid untuk mengusir mereka…*

Seperti inilah praktek kisah yang disebutkan oleh Alhafizh Ibnu Katsir: “Dahulu Umar bin Khottob radhiallahu ‘anhu bila melihat anak-anak bermain di masjid, memukuli mereka dengan pecut, dan setelah Isya’ beliau memeriksa masjid, sehingga tidak menyisakan satu orang pun. (Tsamarul Mustathob 1/761)

Jadi, kendati di perbolehkan membawa anak kecil ke masjid, Perlu juga diperhatikan keadaan si anak, Hendaklah seorang yang membawa anak masuk ke masjid, memberikan pengertian kepada anaknya agar dia menghormati rumah-rumah Allah, dengan begitu insyaAllah anak akan tenang dan tidak mengganggu para jama’ah yang lain…

Bila si anak tetap tidak bisa tenang, dan membuat para jamaah yang lain terganggu, maka lebih baik tidak diajak ke masjid… Karena maslahat untuk orang banyak harus didahulukan ketimbang maslahat pribadi…

wallahu a’lam.

Fajri 99.3 Fm
_
Yuk Bantu Share pesan ini, semoga menjadi amal jariyah yang tidak akan terputus pahalanya…

Peduli.fajrifm.com
WA : 0852 1820 8707
BBM : 5E83BB05

*Artikel, Info Kajian dan Kegiatan Fajri lainnya* , Join:
▶️Telegram Channel : http://bit.ly/1NEYAH5
Instagram : https://www.instagram.com/peduli.fajrifm/
_
Donasi Dakwah Fajri FM:
BSM: 7068-790-268 (Tersedia no.rek. lainnya)
A.N. Yayasan Peduli Fajar Imani